<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>duniabentara !</title>
	<atom:link href="http://duniabentara.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://duniabentara.wordpress.com</link>
	<description>Ketika dunia hanya menjadi belantara kata-kata.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Aug 2008 10:57:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='duniabentara.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>duniabentara !</title>
		<link>http://duniabentara.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://duniabentara.wordpress.com/osd.xml" title="duniabentara !" />
	<atom:link rel='hub' href='http://duniabentara.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Beasiswa Pemda NAD</title>
		<link>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/beasiswa-pemda-nad-2/</link>
		<comments>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/beasiswa-pemda-nad-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 10:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabentara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabentara.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[PEMERINTAH PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM KOMISI BANTUAN DANA PENDIDIKAN JLN. T. NYAK ARIEF NOMOR 219 BANDA ACEH PENGUMUMAN Pemerintah Daerah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam menyediakan bantuan biaya pendidikan untuk masyarakat aceh yang sedang dalam program S-1, S-2 dan S-3 baik di dalam dan luar Aceh maupun di luar negeri, dengan syarat-syarat sebagai berikut : Membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=38&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">PEMERINTAH PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM KOMISI BANTUAN DANA PENDIDIKAN<br />
JLN. T. NYAK ARIEF NOMOR 219 BANDA ACEH
</p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>PENGUMUMAN</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pemerintah Daerah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam menyediakan bantuan biaya pendidikan untuk masyarakat aceh yang sedang dalam program S-1, S-2 dan S-3 baik di dalam dan luar Aceh maupun di luar negeri, dengan syarat-syarat sebagai berikut :</p>
<p><span id="more-38"></span></p>
<ol>
<li>Membuat permohonan secara perorangan kepada Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam c/q komisi beasiswa Aceh pukul 08.00 s/d 12.00 WIB d/a Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NAD Jln. T. Nyak Arief No. 219 Banda Aceh, dengan melampirkan dokumen sebagai berikut :
<ul>
<li>Foto Copy Kartu Mahasiswa</li>
<li>Foto Copy Kartu Tanda Penduduk Warga Aceh</li>
<li>Foto Copy Kartu Keluarga Warga Aceh</li>
<li>Surat Keterangan masih aktif kuliah tahun 2008 dari pimpinan Fakultas (ASLI)</li>
<li>Transkrip nilai Tahun Akademik 2007/2008 (ASLI), kecuali Dokter Spesialis. Kalau ada universitas tertentu yang tidak mengeluarkan Transkrip NIlai, supaya ada keterangan dari universitas tersebut atau laporan Akademiknya di sahkan oleh penasehat Akademik.</li>
<li>Fotocopy bukti pembayaran SPP semester terakhir (dilegalisir Universitas)</li>
<li>Fotocopy buku rekening Bank atas nama sendiri dan masih aktif serta online pada salah satu bank (Bank BPD Aceh, Bank BNI 1946, Bank Mandiri, Bank BRI yang Online)</li>
<li>Khusus Rekening Bank Luar Negeri harus dilengkapi dengan Swiff Code Bank</li>
<li>Pasfoto berwarna ukuran 3 x 4 cm = 1 lembar</li>
<li>Untuk surat permohonan, nama dan alamat harus sama dengan buku rekening Bank</li>
<li>Mencantumkan Nomor HP yang mudah dihubungi</li>
</ul>
</li>
<li>Usia untuk mahasiswa S-1 maksimal 25 tahun, S-2 maksimal 40 tahun, dan S-3 maksimal 45 tahun</li>
<li>IPK untuk mahasiswa S-1 minimal 3.00, S-2 minimal 3.10, dan S-3 minimal 3.10</li>
<li>Bantuan biaya pendidikan ini tidak diberikan kepada :
<ul>
<li>Mereka yang telah menerima bantuan serupa dari Pemda NAD selama tiga kali (S-1 sejak 2004), (S-2 sejak 2005) dan (S-3 sejak 2005)</li>
<li>Mereka dengan status tugas belajar yang telah mendapatkan bantuan dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Prov. NAD dan PTN di Aceh yang dananya bersumber dari APBA</li>
</ul>
</li>
<li>Khusus mahasiswa S-1 dalam daerah Prov. NAD baik PTN maupun PTS IPK minimal 3.50 dan tidak menerima bantuan dari perguruan tinggi masing-masing dan dibuktikan denga surat keterangan dari Universitas/ Perguruan Tinggi tersebut yang disahkan oleh Dekan Fakultas/Ketua Akademik masing-masing Fakultas.</li>
<li>Masa penerimaan permohonan dimulai sejak pengumuman ini dikeluarkan dan ditutup tanggal 15 Agustus 2008. Khusus permohonan yang dikirim melalui pos dapat diterima sampai tanggal 15 Agustus 2008 (stempel pos)</li>
<li>Permohonan yang tidak lengkap dan yang diterima setelah masa pengumuman ini tidak akan di proses, serta berkas menjadi dokumen komisi</li>
<p style="text-align:center;">Banda Aceh, 7 Juli 2008<br />
KOMISI BEASISWA<br />
Panitia</p>
</ol>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniabentara.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniabentara.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabentara.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabentara.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabentara.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabentara.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabentara.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabentara.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabentara.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabentara.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabentara.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabentara.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabentara.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabentara.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabentara.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabentara.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=38&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/beasiswa-pemda-nad-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40579fa08896ac1cc968139922a91ece?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabentara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sandra Dewi Kagumi Cut Nyak Dhien</title>
		<link>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/sandra-dewi-kagumi-cut-nyak-dhien/</link>
		<comments>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/sandra-dewi-kagumi-cut-nyak-dhien/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 10:49:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabentara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabentara.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[BANDA ACEH &#8211; Berbalut blazer hitam yang melapisi t-shirt di baliknya dipadu celana jeans yang menutupi kaki jenjangnya, artis ibukota Sandra Dewi tampak cantik dan luwes saat membawakan acara pada peresmian dealer (show room) Toyota, di Banda Aceh, Sabtu (9/8). Meskipun tak mengenakan jilbab, namun penampilan artis nonmuslim ini terbilang cukup sopan dan sederhana. Senyum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=32&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:black;">BANDA ACEH &#8211; Berbalut blazer hitam yang melapisi t-shirt di baliknya dipadu celana jeans yang menutupi kaki jenjangnya, artis ibukota Sandra Dewi tampak cantik dan luwes saat membawakan acara pada peresmian dealer (show room) Toyota, di Banda Aceh, Sabtu (9/8).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:black;">Meskipun tak mengenakan jilbab, namun penampilan artis nonmuslim ini terbilang cukup sopan dan sederhana. Senyum manis tak henti ia sunggingkan kepada tamu undangan dan penggemarnya. Bahkan, kemudian ia juga melayani permintaan foto bersama dengan para penggemarnya yang ada di ibukota Provinsi Aceh ini.</span></p>
<p>Pemain sinetron Cinta Indah yang baru saja merayakan ulangtahunnya dua hari yang lalu ini, hanya bisa beberapa jam saja berada di Banda Aceh. Ia datang ditemani adik kandungnya Tika yang sekaligus menjadi manajernya.<span id="more-32"></span></p>
<p>Sulung dari tiga bersaudara ini mengatakan sangat ingin mencicipi makanan khas Aceh yaitu ayam tangkap, yang terkenal di kuliner nusantara. Ia sedikit menyesal tidak bisa menikmatinya karena terburu-buru mengejar pesawat untuk kembali. “Aku dengar dari teman-teman ayam tangkap di Aceh itu enak banget, apa pake ganja ya,” candanya.</p>
<p><strong>Sangat santun</strong></p>
<p>Artis yang di daerah asalnya Bangka Belitung terbiasa menyantap hewan yang tak lazim dimakan seperti ular, biawak, dan monyet ini menilai orang Aceh sangat santun. “Selain ramah dan sopan, orang Aceh itu cakep-cakep ya, pokoknya beda deh dari wajah-wajah orang Indonesia lainnya. Artis asal Aceh itu kan cakep-cakep semua, kayak Teuku Wisnu, Cut Tari, tampangnya banyak yang mirip Arab gitu,” cetus Sandra.</p>
<p>Selain mengakui ketampanan dan kecantikan artis asal Aceh ia juga sangat mengagumi pahlawan perempuan dari tanah rencong, yaitu Cut Nyak Dhien. “Aku suka banget sama Cut Nyak Dhien, aku kagum sama keberaniannya yang menurutku luar biasa. Kalau kita perempuan ini boro-boro berani turun berperang, mau berbuat hal sepele aja sering merasa enggak berani,” urainya.</p>
<p>Di matanya Cut Nyak Dhien adalah pahlawan perempuan sejati yang benar-benar berjuang melawan penjajah Belanda, tanpa kenal takut. Ia menyukai cewek-cewek yang hebat, walaupun tidak bisa menyamainya, at least menurutnya pahlawan-pahlawan perempuan bisa menginspirasi dan memberi semangat agar kita menjadi orang yang lebih baik, katanya.</p>
<p><strong>Kampanye antinarkoba</strong></p>
<p>Sandra yang concern mengajak anak-anak muda Indonesia untuk say no to drugs ini, tampak sangat bersemangat untuk kembali ke Aceh setelah kedatangan perdananya ini.</p>
<p>Saat makan siang bersama Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin dan Kapolda Aceh Irjen Pol Rismawan, Sandra juga sempat berbincang-bincang tentang misinya untuk berkampanye antinarkoba di Aceh. “Selain aku pengen nyobain ayam tangkap, kopi dan mie Aceh yang enggak sempat aku cicipi hari ini, aku juga pengen kampanye antinarkoba di Aceh,” katanya.</p>
<p>Sandra Dewi yang berkulit putih ini ternyata alergi matahari, karena itu ia sering memakai baju lengan panjang dan jeans yang menutupi seluruh tubuhnya. Makanya ia tidak terlalu susah ketika diminta datang ke Aceh, provinsi yang anti buka-bukaan. “Aku orangnya emang takut item dan enggak tahan ama matahari, jadi kemana-mana aku sering pakai baju dan celana panjang,” akunya.(ami/Serambi indonesia)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniabentara.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniabentara.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabentara.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabentara.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabentara.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabentara.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabentara.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabentara.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabentara.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabentara.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabentara.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabentara.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabentara.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabentara.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabentara.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabentara.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=32&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/sandra-dewi-kagumi-cut-nyak-dhien/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40579fa08896ac1cc968139922a91ece?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabentara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LSM Gender Marak di Aceh</title>
		<link>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/lsm-gender-marak-di-aceh/</link>
		<comments>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/lsm-gender-marak-di-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 10:47:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabentara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabentara.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[LSM perempuan marak di Serambi Mekah. LSM yang tadinya mewacanakan “menanusiaan” dan “recovery” kini mulai beralih pada “gender” Hidayatullah.com–Beberapa saat usai musibah tsunami, ratusan LSM asing bertebaran di Aceh. Sebagian bahkan ada yang berkedok kemanusiaan, meski misinya adalah melakukan penyebaran injil. Kementerian Kesejahteraan Rakyat pernah mencatat, ada sekitar 150 LSM asing yang ikut berpartisipasi dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=30&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false         MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/08/sultan-aceh1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2218" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/08/sultan-aceh1.jpg" alt="" width="111" height="80" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">LSM perempuan marak di Serambi Mekah. LSM yang tadinya mewacanakan “menanusiaan” dan “recovery” kini mulai beralih pada “gender”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Hidayatullah.com–Beberapa saat usai musibah tsunami, ratusan LSM asing bertebaran di Aceh. Sebagian bahkan ada yang berkedok kemanusiaan, meski misinya adalah melakukan penyebaran injil. Kementerian Kesejahteraan Rakyat pernah mencatat, ada sekitar 150 LSM asing yang ikut berpartisipasi dalam fase rekonstruksi Aceh. Itupun yang tercatat resmi dalam MoU.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tahun 2006, sebagaimana dikutip Antara, Sedikitnya ada 12 lembaga swadaya masyarakat (LSM) nasional yang berada di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) diduga melakukan misi pemurtadan dan upaya pendangkalan aqidah terhadap puluhan anak bawah umur di daerah berjuluk Serambi Mekah itu.</span></p>
<p><span id="more-30"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">“Dari hasil investigasi tim kami sekitar tiga bulan yang lalu, sampai hari ini ada puluhan anak Aceh di bawah umur direkrut dan dibiayai suatu yayasan yang diduga melakukan pendangkalan aqidah,” kata ketua tim investigasi dan koordinator Forum masyarakat anti trafiking (Format) NAD, Tarmizi M Daud.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selain itu, musibah nampaknya ikut membawa “berkah”. Menjamurnya LSM asing membuat sebagian warga Aceh menjadi staf dan relawan di beberapa LSM asing.  Proyek-proyek bertema “kemanusiaan” menjadi bahasa di mana-mana. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sementara itu, pasca tsunami, beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) perempuan tiba-tiba menjamur baik cendawan di musim hujan. Diantaranya; JARI (Jaringan Perempuan Untuk Keadilan – Aceh), RpuK (Relawan Perempuan untuk Kemanusiaan), MISPI (Mitra Sejati Perempuan Indonesia), Solidaritas Perempuan Aceh, SeIA (Serikat ureung Inong  Aceh), GKA (Gugus Kerja Aceh), Flower Aceh, BSUIA (Balai Syura Ureung Inong Aceh), YTMA (Yayasan Titah Madani Aceh),  PEKKA (Program Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga),   KKTGA (Kelompok Kerja Transformasi Gender Aceh), ‘Aisyiah Muhammadyah dan Perempuan Islam serta masih banyak yang lain. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bahkan sebagian besar aktifis garis depan People Crisis Center (PCC) adalah perempuan, juga dengan Yayasan Matahari. Dua lembaga ini termasuk yang paling aktif dalam misi kemanusiaan pada masa darurat di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar. Ada pula Yayasan an-Nisa (Aceh Barat) dan Meulaboh Crisis Center (MCC). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Di Aceh Utara ada LBH-APIK  dan Yayasan Hati Nurani (Lhoksukon). Di Pidie ada PASKA.  Juga Badan Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (BPPPA) dan Biro Pemberdayaan Perempuan dan Pusat Studi Perempuan Universitas Syiah Kuala dan IAIN Ar-Raniry.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Menariknya, menjelang usai masa kerja Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh (BRR) melakukan recovery di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Nias  tahun 2009 depan,  wacana LSM di Aceh yang tadinya kemanusian dan recovery (pemulihan), kini beralih pada HAM dan gender. Wacana peran perempuan Aceh dan gender juga makin mengemuka setelah gempa dan tsunami 26 Desember 2004. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Effendi Hasan, mahasiswa S3 Universiti Kebangsaan Malaysia dalam sebuah artikelnya berjudul Rabu 27 Juni 2007 “Ada Apa Dengan Gender?” yang dimuat di situs <a href="http://www.acehinstitute.org/">www.acehinstitute.org</a> mempertanyakan ada apa di balik isu-isu gender yang tiba-tiba menjamur di Serambi Mekah tersebut. Hasan, menilai, ada agenda Barat yang tiba-tiba masuk di Aceh yang dikenal sangat menjaga keislaman itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">“Ada apa sebenarya dengan gender ini?. Apakah hak-hak wanita Aceh telah ditindas sehingga tokoh-tokoh gender Aceh dan NGO asing (baca: Barat) berlomba-lomba menuntut dan memperjuangkan hak tersebut. Kalaupun benar hak-hak wanita Aceh ditindas, siapa yang telah menindasnya?. Benarkan kaum laki-laki Aceh telah menindas dan melakukan kekejaman terhadap wanita ketika mereka memerintahkan isteri-isterinya dan anak-anak perempuannya untuk bekerja dan tinggal di rumah?,” tulis Effendi Hasan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Menurut Hasan, tidak ada alasan kuat bagi para pegiat gender di Aceh untuk membawa wacana gender dari Barat di propinsi tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">“Tapi, yang menjadi pertanyaan kita semua, mengapa masih ada sebagian tokoh gender di Aceh masih mengikuti dan mempelopori konsep-konsep pembebasan gender ala Barat?. Tidak cukupkah bagi tokoh gender Aceh untuk mencoba mengulang-kaji sejarah kegagahan dan peranan kesetaraan gender yang telah dipelopori oleh pahlawan dan tokoh perlawanan perempuan Aceh dahulu, dimana peranan mereka justru melebihi dari tokoh-tokoh pembebasan gender dari Barat itu sendiri. Atau memang sebaliknya tokoh gender Aceh takut di anggap kolot oleh tokoh gender Barat karena masih berpegang teguh pada nilai-nilai dan tradisi perjuangan tokoh-tokoh wanita dan pahlawan perempuan Aceh tempoe doeloe?.  Atau malah tokoh-tokoh gender Aceh sengaja mengadaikan nilai-nilai tradisi dan maruah bangsa keacehan karena mengharapkan bantuan atau dana yang berlimpahan dari NGO asing yang akan di berikan kepada mereka dengan menjalankan agenda gender?.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dihapuskan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Maraknya isu gender di propinsi ini nampaknya memang menjadi masalah tersendiri. Sebelumnya, sebagaimana diberitakan Harian Analisa, edisi Senin, 28 Januari 2008, ribuan santri dayah dari sejumlah kabupaten di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Ahad (27/1) pagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dalam aksinya tersebut, para santri yang datang dari daerahnya dengan menggunakan puluhan bus dan truk mendesak agar keseteraan gender harus dihapuskan di Aceh karena tidak sesuai dengan ajaran Islam, meskipun itu diperjuangkan banyak orang selama ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selain itu, Pemerintah Aceh dibawah pimpinan Gubernur Irwandi Yusuf dan Wagub, Muhammad Nazar juga diminta untuk serius dalam pelaksanaan ajaran syariat Islam secara kaffah di berbagai sektor kehidupan masyarakat, tidak hanya kalangan bawah saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Perwakilan santri dan ulama dayah, Muslim At-Tahiri yang membacakan sejumlah rekomendasi meminta Pemerintah Aceh membuat sebuah qanun yang mengatur tentang paham Sunni di Aceh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> “Itu harus diatur dalam bentuk qanun. Akidah yang bertentangan dengan Ahlus Sunnah Wal Jamaah, tidak diperbolehkan di Aceh,” kata Muslim At Tahiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selain itu, mereka juga juga meminta agar paham sekularisme dan pendangkalan akidah Islam diberangus. “Pemerintah Aceh harus serius dalam menjalankan amar makruf nahi munkar dan mengalokasikan dana bagi upaya meningkatkan penegakan syariat Islam,” ujar Tahiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Rekomendasi tersebut selanjutnya diserahkan kepada seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Harmen Nuriqmar, yang hadir dalam kesempatan tersebut . Terhadap tuntutan dan rekomendasi santri dan ulama dayah tersebut, Harmen Nuriqmar menyatakan, ia akan menyerahkannya kepada Gubernur Aceh. “Saya akan meneruskan rekomendasi ini kepada rapat paripurna DPRA, selain kepada gubernur untuk ditindaklanjuti,” sebutnya.  [cha, berbagai sumber/<a href="http://www.hidayatullah.com/">www.hidayatullah.com</a> Tuesday, 05 August 2008]</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniabentara.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniabentara.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabentara.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabentara.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabentara.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabentara.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabentara.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabentara.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabentara.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabentara.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabentara.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabentara.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabentara.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabentara.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabentara.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabentara.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=30&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/lsm-gender-marak-di-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40579fa08896ac1cc968139922a91ece?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabentara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/08/sultan-aceh1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Manuskrip Kuno Aceh Perlu Diselamatkan</title>
		<link>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/manuskrip-kuno-aceh-perlu-diselamatkan/</link>
		<comments>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/manuskrip-kuno-aceh-perlu-diselamatkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 10:40:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabentara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabentara.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[London, (ANTARA News) &#8211; Pemerintah Indonesia dan pemerintah daerah Aceh perlu bekerjasama dengan komunitas internasional untuk menyelamatkan khazanah dan karya-karya kebudayaan Aceh yang hilang akibat tsunami maupun yang diperjual-belikan dan dibawa ke luar dari daerah itu. Hal itu terungkap dalam acara Talk Show &#8220;Aceh-Nias Rehabilitation and Reconstruction, Efford to Save Aceh`s Heritage,&#8221; yang digelar Paguyuban [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=27&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- google_ad_section_start -->London, (ANTARA News) &#8211; Pemerintah Indonesia dan pemerintah daerah Aceh perlu bekerjasama dengan komunitas internasional untuk menyelamatkan khazanah dan karya-karya kebudayaan Aceh yang hilang akibat tsunami maupun yang diperjual-belikan dan dibawa ke luar dari daerah itu.</p>
<p>Hal itu terungkap dalam acara Talk Show &#8220;Aceh-Nias Rehabilitation and Reconstruction, Efford to Save Aceh`s Heritage,&#8221; yang digelar Paguyuban Masyarakat Indonesia di Inggris yang tergabung dalam Wadah di KBRI London, akhir pekan lalu.</p>
<p>Kepala Museum Aceh Nurdin Abdurrahman yang tampil sebagai pembicara dalam diskusi tersebut mengatakan, jika upaya tidak dilakukan maka berbagai khazanah kebudayaan yang sangat berharga dan bernilai tinggi itu akan segera punah.<span id="more-27"></span></p>
<p>Tampil dalam acara tersebut Sekjen Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh, Teuku Kamaruzzaman dan Kepala Seksi Asia dan Asia Tenggara di British Library Dr Annabel Gallop dan dihadiri Ketua Umum Wadah Aidinal Alrashid dan Dutabesar RI Berkuasa Penuh untuk Kerajaan Inggeris Raya dan Republik Irlandia Yuri Thamrin yang menyambut baik dan menghargai digelarnya acara tersebut.</p>
<p>Perkembangan terbaru</p>
<p>Acara Talk-show dengan moderator Amich Alhumami, mahasiswa doktoral departemen antropologi Universitas Sussex, diprakarsai organisasi Wadah bekerja sama dengan KBRI, yang bertujuan untuk memberi informasi dan perkembangan terbaru menyangkut proses pembangunan kembali Aceh pascatsunami.</p>
<p>Ketua Wadah Bidang Pendidikan Saharman Gea kepada ANTARA London, Minggu mengatakan acara ini digelar sekaligus sebagai bentuk akuntabilitas lembaga-lembaga donor dan komunitas internasional yang memberikan sumbangan kepada masyarakat Aceh.</p>
<p>Dalam acara yang dihadiri pula wakil dari lembaga sosial masyarakat di Inggeris seperti Muslim Aid, Small Kindness, dan Oxfam, Nurdin Abdurrhaman lebih lanjut mengatakan, akibat tsunami, banyak naskah kuno hilang karena gedung yang menyimpan dokumen bersejarah itu hancur dan banyak arsip hanyut terbawa gelombang air.</p>
<p>Selain itu, ujarnya, dengan alasan kesulitan ekonomi banyak naskah kuno milik perseorangan dijual ke pihak lain di luar negeri, terutama Malaysia, yang meminati karya-karya kebudayaan bernilai sejarah tinggi tersebut.</p>
<p>Menurut Nurdin Abdurrhaman, sungguh ironis, untuk keperluan studi dan penelitian, peneliti Aceh harus pergi ke tempat lain untuk mempelajari-ulang dokumen sejarah yang menjadi milik mereka dan diproduksi oleh para sarjana dan intelektual Aceh sendiri.</p>
<p>Dikatakannya, banyak warisan budaya dalam bentuk naskah kuno itu menandai masuk dan berkembangnya Agama Islam di nusantara, yang melahirkan banyak ulama dan pujangga yang menulis berbagai karya intelektual dan buku ilmiah dalam berbagai disiplin ilmu.</p>
<p>Naskah kuno warisan budaya Aceh itu merupakan salah satu sumber primer studi sejarah dan kebudayaan Aceh, khususnya Islam yang bermanfaat bagi kehidupan umat manusia.</p>
<p>Di samping sebagai barang antik yang menyimpan memori ilmu pengetahuan, naskah kuno itu juga merupakan benda unik dan menyimpan banyak pola dan motif hiasan dan tulisan indah (kaligrafi) yang tidak banyak lagi dikenal bahkan oleh orang Aceh sendiri.</p>
<p>Sangat disayangkan, di kalangan masyarakat Aceh sekarang hampir tidak ada lagi yang menekuni bidang keahlian dalam hal seni kaligrafi dan seni memahat yang pernah menjadi salah satu kebanggaan di masa silam, ujarnya.</p>
<p>Padahal, keahlian semacam ini masih terus berlanjut dan diteruskan oleh generasi penerus, misalnya, di kalangan masyarakat Jawa.</p>
<p>Simbol intelektual</p>
<p>Sementara itu, Dr. Annabel Gallop yang dikenal sebagai ahli manuskrip kuno Aceh mengatakan Aceh menyimpan khazanah kebudayaan yang demikian kaya, yang menandai salah satu puncak pencapaian sekaligus simbol gerakan intelektualisme para pemikir, seniman, dan sastrawan Aceh.</p>
<p>Zaman keemasan Aceh itu terjadi pada masa kesultanan Islam yang berpuncak pada masa Sultan Iskandar Muda, ujarnya.</p>
<p>Di antara banyak peninggalan khazanah kebudayaan itu adalah seni kaligrafi Al-Quran yang bernilai artistik tinggi, dengan dekorasi dan iluminasi berkarakter dan khas Aceh yang berbeda dari seni kaligrafi Al-Quran di Minangkabau, Palembang, atau masyarakat Melayu lainnya.</p>
<p>Menurut Dr. Annabel Gallop, sebagian besar manuskrip kuno Aceh ini sekarang justru tersimpan di perpustakaan Universitas Leiden, Belanda.</p>
<p>Sedangkan Teuku Kamaruzzaman yang menjabat Sekjen Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh mengatakan selama hampir lima tahun masa kerja, BRR relatif telah berhasil melaksanakan program rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh pascatsunami.</p>
<p>Infrastruktur fisik berupa jalan, pelabuhan, pasar, gedung perkantoran, rumah sakit, sekolah, telah dibangun kembali dan mulai beroperasi normal sehingga mampu menopang kehidupan perekonomian dan sosial-kemasyarakat di Aceh.</p>
<p>Keberhasilan pembangunan kembali Aceh yang relatif memuaskan ini tak terlepas dari bantuan yang diberikan oleh pemerintah negara-negara sahabat dan komunitas internasiona, demikian Teuku Kamaruzzaman.(ant)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniabentara.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniabentara.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabentara.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabentara.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabentara.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabentara.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabentara.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabentara.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabentara.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabentara.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabentara.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabentara.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabentara.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabentara.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabentara.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabentara.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=27&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/manuskrip-kuno-aceh-perlu-diselamatkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40579fa08896ac1cc968139922a91ece?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabentara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nanggroe Aceh Darussalam Berupaya Terapkan Syariat Islam Secara Kaafah</title>
		<link>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/nanggroe-aceh-darussalam-berupaya-terapkan-syariat-islam-secara-kaafah/</link>
		<comments>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/nanggroe-aceh-darussalam-berupaya-terapkan-syariat-islam-secara-kaafah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 10:38:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabentara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabentara.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Penegakan syariat Islam terus dilakukan Dinas Syariat Islam dan keluarga Sejahtera agar dapat diterapkan secara kaffah (menyeluruh) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). “Kita terus melakukan berbagai upaya untuk menegakkan syariat Islam dengan mengajak warga melaksanakannya penuh kesadaran,” kata Kepala Dinas Syariat Islam dan Keluarga Sejahtera Natsir Ilyas melalui Humasnya Wirzaini Usman di Banda Aceh, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=25&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/08/aceh-raya.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-2274" style="margin-top:6px;margin-bottom:6px;float:left;" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/08/aceh-raya.gif" alt="" width="200" /></a>Penegakan syariat Islam terus dilakukan Dinas Syariat Islam dan keluarga Sejahtera agar dapat diterapkan secara <em>kaffah </em>(menyeluruh) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).</p>
<p>“Kita terus melakukan berbagai upaya untuk menegakkan syariat Islam dengan mengajak warga melaksanakannya penuh kesadaran,” kata Kepala Dinas Syariat Islam dan Keluarga Sejahtera Natsir Ilyas melalui Humasnya Wirzaini Usman di Banda Aceh, Jumat (08/08/08), seperti dikutip Kantor Berita Antara.</p>
<p>Implementasi syariat Islam secara kaffah hendaknya mendapat perhatian dari seluruh masyarakat, terutama menyangkut persolan yang telah diatur dalam <em>qanun </em>(peraturan daerah) Aceh mengenai syariat Islam, katanya.</p>
<p>Upaya yang dilakukan seperti mengoptimalkan razia gabungan maupun sosialisasi melalui pengeras suara oleh mobil operasional dinas yang mengimbau masyarakat terutama kaum muslim untuk melaksanakan shalat Jumat di masjid.<span id="more-25"></span></p>
<p>Imbauan untuk melaksanakan shalat Jumat tersebut rutin dilakukan petugas penegak syariat (<em>Wilayatul Hisbah</em>/WH) terutama petugas perempuan yang mengingatkan kaum laki-laki untuk melaksanakan perintah agama itu.</p>
<p>Sejak pukul 09.00 WIB mereka telah berkeliling menyuarakan imbauan shalat Jumat. Menjelang shalat yang diwajibkan bagi kaum laki-laki itu atau sekitar pukul 12.00 WIB mereka kembali berpatroli terutama ke tempat-tempat yang ramai untuk mengarahkan laki-laki ke masjid.</p>
<p>Namun, katanya masih ada yang belum melaksanakan kewajiban tersebut karena banyak warga yang belum mematuhinya. Sementara sebagian besar pedagang sudah mulai menaati peraturan untuk menutup tokonya saat menjelang shalat.</p>
<p>Razia penegakan syariat Islam terutama bagi kaum perempuan yang belum memakai pakaian sesuai syariat juga terus dilakukan. Menurut dia sejak awal 2008 hingga saat ini seribuan orang telah terjaring razia dan diperingatkan untuk menggunakan pakaian lebih sopan.</p>
<p>Subhaanallah, sungguh indah hidup ini bila syariat ditegakkan, apalagi jika ditegakkan secara sempurna. Bukan saja ketenangan yang diperoleh, namun juga mendapat keridhoan dari-Nya. Kaum Muslim berkewajiban untuk menerapkan Islam secara sempurna, sebagaimana firman Allah Swt. dalam al-Quran,</p>
<p><em>“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.”</em> (TQS. Al-Baqarah: 2008)</p>
<p>Kaum muslim sudah selayaknya hidup bawah naungan aturan-Nya. Karena Allah Swt., Pencipta manusia telah menurunkan aturan yang sempurna untuk kehidupan manusia di dunia ini. Namun, tanpa keberadaan institusi Khilafah bagaimana hal tersebut dapat terwujud? (li/ant/hizbut-tahrir)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniabentara.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniabentara.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabentara.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabentara.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabentara.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabentara.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabentara.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabentara.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabentara.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabentara.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabentara.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabentara.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabentara.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabentara.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabentara.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabentara.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=25&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/nanggroe-aceh-darussalam-berupaya-terapkan-syariat-islam-secara-kaafah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40579fa08896ac1cc968139922a91ece?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabentara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/08/aceh-raya.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tampilan Cuil &#8216;Out of The Box&#8217;</title>
		<link>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/tampilan-cuil-out-of-the-box/</link>
		<comments>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/tampilan-cuil-out-of-the-box/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 10:14:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabentara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabentara.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Mesin pencari terbaru dari mantan pejabat Google benar-benar berani tampil beda. Selain tampilannya yang sederhana, fiturnya pun cukup berguna sehingga menunjukkan bahwa mereka bukanlah &#8216;pengekor&#8217;. Yang pasti, fitur yang dibenamkan dalam Cuil akan mempersingkat proses pencarian. Perbedaan paling mendasar adalah keberanian Cuil menggunakan Warna dasar hitam dengan kombinasi abu-abu, biru dan putih pada tampilan halaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=19&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong><img class="alignleft" src="http://techno.okezone.com/images-data/content/2008/07/28/55/131765/kvoFNuR1sL.jpg" alt="" width="250" height="148" />Mesin pencari terbaru dari mantan pejabat Google benar-benar berani tampil beda. Selain tampilannya yang sederhana, fiturnya pun cukup berguna sehingga menunjukkan bahwa mereka bukanlah &#8216;pengekor&#8217;. Yang pasti, fitur yang dibenamkan dalam Cuil akan mempersingkat proses pencarian.</p>
<p>Perbedaan paling mendasar adalah keberanian Cuil menggunakan Warna dasar hitam dengan kombinasi abu-abu, biru dan putih pada tampilan halaman Cuil yang pertama. Saat pengunjung mengetikkan keyword dalam kotak putih tersebut, maka secara otomatis Cuil akan menampilkan seluruh web yang berhubungan dengan keyword yang dimaksud.</p>
<p>Tapi yang harus anda perhatikan sebelum memasukkan keywords adalah search term suggestions yang memungkinkan anda mengetik satu huruf saja. Selanjutnya, Cuil akan memberikan keywords-keywords yang memiliki huruf depan yang sama. Cukup mempersingkat waktu pencarian.<span id="more-19"></span></p>
<p>Nah, saat tampilan halaman kedua pencarian tersebut muncul, di sinilah Cuil patut diacungi jempol. Pasalnya mereka tidak menampilkan jajaran teks yang memanjang ke kanan. Tapi Cuil membuat tampilan halaman hasil pencarian menjadi beberapa kolom. Enaknya, pengunjung dapat mengatur jumlah kolom hasil pencarian tersebut, menjadi dua kolom saja dan membiarkan sisi kanan sedikit kosong, atau tampilan tiga kolom sehingga memenuhi seluruh layar monitor komputer.</p>
<p>Dalam keterangan mereka, yang dilansir melalui situs resmi Cuil, mesin pencarian mereka tidak selalu menampilkan web yang populer. Meskipun popularitas merupakan hal yang cukup menggiurkan namun Cuil mempermudah pencarian dengan menganalisa keyword yang dicari. Pasalnya, menurut pihak Cuil, tidak semua keywords yang dimasukkan memiliki pengertian yang sama. Cuil yakin keywords yang digunakan oleh seseorang memiliki pengertian dan konteks yang berbeda. Hal ini secara tidak langsung cukup menjamin privasi seorang pengakses. Bahkan Cuil memastikan bahwa mereka tidak akan mengumpulkan informasi personal yang diakses oleh pengunjungnya.</p>
<p>&#8220;Kami tidak perlu mengetahui situs mana saja yang anda cari dan bagaimana perilaku anda dalam melakukan pencarian di situs kami. Search History anda adalah urusan pribadi anda, bukan kami,&#8221; tulis juru bicara Cuil dalam pemberitahuan mereka.</p>
<p>Cuil pun akan menampilkan hasil pencarian yang disertakan dengan kategori-kategori. Misalnya saja ketika anda mengetikkan kata &#8216;Madonna&#8217; maka Cuil akan memperlihatkan hasil pencarian yang berhubungan dengan Madonna. Untuk mempersingkat pencarian, anda bisa langsung mengklik kategori &#8216;Madonna&#8217; yang diinginkan. Seperti Lagu Madonna, Album Madonna, Biografi Madonna bahkan informasi mengenai Universitas Madonna yang berlokasi di Michigan.</p>
<p>Cuil juga memberikan kemudahan kepada para pengguna untuk memfungsikan fitur &#8216;Safe Search&#8217;. Mereka mengatakan, meskipun tidak menjamin semua situs terfilterisasi dari konten pornografi, namun mereka akan berusaha untuk &#8216;menyaring&#8217; hasil pencarian mereka sehingga jauh dari unsur pornografi serta hal-hal lain yang tidak diinginkan. <strong>(srn)</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniabentara.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniabentara.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabentara.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabentara.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabentara.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabentara.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabentara.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabentara.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabentara.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabentara.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabentara.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabentara.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabentara.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabentara.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabentara.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabentara.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=19&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/tampilan-cuil-out-of-the-box/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40579fa08896ac1cc968139922a91ece?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabentara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://techno.okezone.com/images-data/content/2008/07/28/55/131765/kvoFNuR1sL.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Beasiswa Pemda NAD</title>
		<link>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/beasiswa-pemda-nad/</link>
		<comments>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/beasiswa-pemda-nad/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 10:07:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabentara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniabentara.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Pemda Prov NAD menyediakan bantuan biaya pendidikan untuk dosen PTS dan masyarakat Aceh yang sedang belajar dalam program S1 (di luar Aceh) serta program S2 dan S3, baik di dalam maupun di luar negeri, dengan syarat &#8211; syarat sebagai berikut; 1. Membuat permohonan secara perorangan kepada Gubernur Prov NAD c/q Komisi Bantuan Dana Pendidikan d/a [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=16&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pemda Prov NAD menyediakan bantuan biaya pendidikan untuk dosen PTS dan masyarakat <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;height:1em;">Aceh</span> yang sedang belajar dalam program S1 (di luar Aceh) serta program S2 dan S3, baik di dalam maupun di luar negeri, dengan syarat &#8211; syarat sebagai berikut;</p>
<p>1. Membuat permohonan secara perorangan kepada Gubernur Prov NAD c/q Komisi Bantuan Dana Pendidikan d/a Biro Keistimewaan <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;height:1em;">Aceh</span> Setda Prov NAD. Jln, Teuku Nyak Arief Nomor 219 Banda, dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Kartu Mahasiswa (fotokopi)</li>
<li>KTP warga <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;height:1em;">Aceh</span> (fotokopi)</li>
<li>KK warga <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;height:1em;">Aceh</span> (fotokopi)</li>
<li><span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;height:1em;">Surat</span> keterangan aktif kuliah tahun 2007 dari pimpinan fakultas (asli)</li>
<li>Transkrip nilai tahun kademik 2006- 2007 (asli), kecuali dokter specialis. Kalau ada universitas tertentu yang tidak mengeluarkan transkrip nilai,supaya ada keterangandari universitas tsb.</li>
<p><span id="more-16"></span></p>
<li>Fotokopi bukti pembayaran SPP semester terakhir (dilegalisir Universitas)</li>
<li>Fotokopi buku rekening bank atas nama sendiri dan masih aktif, khusus rekening bank luar negeri harus dilengkapi dengan Swiff Code Bank</li>
<li>Paspoto berwarna ukuran 3×4 = 1 lembar</li>
</ul>
<p>2. Usia untuk mahasiswa S1 maksimal 25 tahun, S2 mak 40 tahun, dan S3 mak 45 tahun<br />
3. <strong>IPK</strong> untuk mahasiswa S1 min 2.50, S2 min 2.75 dan S3 min 2.75<br />
4. Bantuan biaya ini <strong>tidak diberikan</strong> kepada:</p>
<ul>
<li>Dosen PTN yang mengajar di PTS</li>
<li>Mereka yang telah menerima bantuan serupa dari Pemda NAD selama 3 kali (S1 sejak 2003) (S2 sejak 2004) dan (S3 sejak 2004)</li>
<li>Mereka dengan status tugas belajar yang telah mendapatkan bantuan dari Badan Diklat dan PTN di <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;height:1em;">Aceh</span> yang dananya bersumber dari APBD Prov NAD</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Masa penerimaan permohonan dimulai sejak pengumuman ini dikeluarkan dan ditutup tanggal <strong>17 Juli 2007</strong>, khusus permohonan yang dikirim melalui pos dapat diterima sampai tanggal <strong>17 Juli 2007</strong> <em>(stempel pos)</em></p>
<p style="text-align:justify;">Permohonan yang tidak lengkap dan yang diterima setelah masa pengumuman ini tidak akan diproses serta berkas permohonan menjadi dokumen Komisi.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><em> sumber di dapat dari Komisi Bantuan Dana Pendidikan NAD</em></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniabentara.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniabentara.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabentara.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabentara.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabentara.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabentara.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabentara.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabentara.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabentara.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabentara.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabentara.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabentara.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabentara.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabentara.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabentara.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabentara.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=16&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/beasiswa-pemda-nad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40579fa08896ac1cc968139922a91ece?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabentara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/hello-world/</link>
		<comments>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 08:34:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniabentara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=1&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duniabentara.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duniabentara.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniabentara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniabentara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniabentara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniabentara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniabentara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniabentara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniabentara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniabentara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniabentara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniabentara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniabentara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniabentara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniabentara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniabentara.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniabentara.wordpress.com&amp;blog=4467978&amp;post=1&amp;subd=duniabentara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniabentara.wordpress.com/2008/08/10/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40579fa08896ac1cc968139922a91ece?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniabentara</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
